masukkan script iklan disini
Media DNN - Bali | Kejadian tragis menimpa seorang remaja warga Lingkungan Penginuman, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Kamis (27/3/2025) Siang.
Pria naas tersebut bernama Supri (26) dan tewas tersambar petir saat mancing cumi - cumi mengunakan perahu kecil bersama seorang perempuan di perairan pantai selat Bali tepatnya di perairan belakang Monumen Pahlawan di Cekik Gilimanuk.
Dari informasi yang dapat dihimpun dari sejumlah warga mereka mengatakan, sebelum kejadian beberapa kali terdengar ada suara petir sepertinya akan turun hujan, sementara cuaca dalam kondisi mendung. Dan tidak disangka pada saat suara petir berbunyi keras disitulah korban tersambar.
"Korban pada saat mancing cumi - cumi mengunakan perahu kecil bersama seorang perempuan yang tak lain pacarnya dan korban diduga membawa ponsel, dan pada saat petir berbunyi korban langsung melindungi pacarnya dengan cara mendekapnya dan pada saat itulah Korban tersambar petir," kata warga setempat.
Disisi lain warga menjelaskan, setelah kejadian lalu pacar korban mendayung jukung yang mereka berdua naiki untuk menepi dengan maksud untuk meminta tolong kepada warga.
Setelah warga mendengar kabar bahwa ada orang mancing naik perahu kecil di perairan selat Bali tersambar petir, selanjutnya warga bersama pihak kepolisian mendatangi korban ke lokasi dan menolong korban dengan membawa korban ke Puskesmas II Melaya di Gilimanuk.
Dan sesampainya korban di Puskesmas II Melaya oleh pihak medis korban diyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, pihak medis Puskesmas II Melaya menyerahkan korban ke pihak keluarga untuk dimakamkan. (Slmt).